Mengenal Sensor IACV ( Idle Air Control Valve )

image

Sorry sob… lama gak apdet…
Sibuk nyari materi buat bahas lanjutan artikel sebelumnya…
Kali ini kita akan bahas hadiah kuis sensor IACV.

Buat gambaran seperti apa sensor IACV ini… saya rela nih nyopotin Throtle Body motor Vario 125 saya buat di acak-acak… xixixixi 😀

image

Sensor IACV ternyata terdapat pada semua motor matic Honda mulai dari karbu…. sampe yang injeksi, semua sudah dipersenjatai sensor IACV dan sensor EOT sebagai pendukungnya.

Anehnya…. IACV kok kebanyakan ada di motor matic ya….
Saya coba liat Throtle Body motor Honda lain seperti Revo fi, NMP fi , Verza… hanya ada satu sensor saja yaitu sensor Throtle Position ( TPS ) minus sensor IACV….
Throtle Body CBR150R ada sensor IACVnya komplit dengan TPS, MAP dan IAT.
Sedang pada CB150R sensor IACVnya digantikan dengan Idle Air Screw yang bisa di atur secara manual….

image
Throtle Body Vario 125
image
Throtle Body Verza
image
Throtle Body Revo Fi

image
Throtle Body CB150R

image

Skip… skip… dibahas lain kali aja… kembali ke topik…
Pada motor injeksi… sensor IACV berada di komponen Throtle Body…

Hm…. yang mana ya…. harus di copot biar lebih jelas posisinya….

Beberapa saat kemudian….

image

Cling…..

IACV sensor atau Idle Air Control Valve dari namanya sudah ketahuan yak.. katup pengatur udara ketika kondisi langsam ( idle )
Kalo bicara IACV sensor gitu… kesannya part yang rumit dan canggih ya… padahal ini sama aja dengan choke.

Tau choke kan..?
Sebuah fitur yang berfungsi untuk membuat campuran bahan bakar lebih kaya agar mesin lebih mudah menyala saat kondisi dingin.

Nah… kalo choke di fungsikan secara manual… maka IACV ini bekerja otomatis…

image

Kerja IACV masih berkaitan dengan sensor pembaca suhu mesin atau EOT.
Ketika EOT membaca suhu mesin masih dingin… maka EOT memerintahkan ECU untuk menaikkan rpm dan mengaktifkan IACV.
Sebaliknya…. jika EOT membaca suhu mesin telah layak untuk digunakan… maka EOT akan memerintah ECU untuk menurunkan rpm ke kondisi idle dan menonaktifkan IACV.

Seperti yang telah saya tulis di atas… IACV tidak hanya terdapat pada motor injeksi saja.
Tengok Vario 110 karbu, Beat karbu dan semua jenis matic Honda sudah menggunakan IACV sensor dan EOT sensor.
Karena itu meski masih karbu… tidak di temui tuas choke manual seperti matic lainnya.
Tapi… ketika menyalakan mesin… rpm langsung naik beberapa saat kemudian kembali ke idle… sama ketika kita menggunakan choke…. ternyata eh ternyata… yang jadul pun sudah pake part canggih yak.

Kembali ke IACV sensor.
Jika di bongkar… IACV akan tampak seperti ini…

image

image

IACV merupakan sebuah katup yang kerjanya seperti solenoid…
Ketika IACV aktif… katub akan “mendlep” kedalam dan memberi jalan udara untuk menuju ke ruang bakar…
Ketika mesin sudah panas dan siap di gunakan… maka katub IACV akan menonjok keluar dan menutup saluran udara.
Ingat… pada kondisi idle ini.. saluran udara utama tertutup rapat oleh katup kupu-kupu.

image

Katub kupu-kupu itu yang bulet kuning ada bautnya 2 biji sob… saluran udara utama ini berhadapan langsung dengan filter udara.
Katup ini akan membuka dan menutup seiring putaran gas… akan di bahas di artikel berikutnya mengenai sensor TPS.

Nah….. fungsi utama IACV dah tau kan…???
Sebagai choke otomatis…….. (y) pinter.

Fungsi lainnya apa hayoooo……

Pernah liat iklan olie…???
Bahwa kerusakan mesin banyak disebabkan pada saat mesin pertama kali dinyalakan.
Karena saat mesin tidur ( lama gak dipake )… olie dalam mesin akan turun kebawah karna adanya gaya gravitasi… sehingga kondisi head minim olie… bisa di bayangken sob.. ketika minim olie trus dipaksa bergesekan…

Hmmm…. komponen akan cepat aus karna besarnya friksi.

Agar olie dari bawah bisa naik ke head… setidaknya di butuhkan 1500 – 2000 rpm. CMIIW.
Karna itulah…. sensor IACV yang bekerja menaikkan rpm sesaat ketika kita menyalakan mesin… meminimalisir keausan komponen mesin.. karna dengan kondisi langsam yang agak tinggi.. membuat olie bisa terdistribusi merata ke seluruh bagian mesin…

Jadi…. yang masih pake choke manual….
Jangan setel langsamnya terlalu irit…
Mitosnya bisa bikin irit….. irit mbuahmu…. 😀

Irit bengsine… tapi marai cepet rusak mesine….

Kerusakan pada sensor IACV biasanya ditandai dengan gejala…. susah disetel langsamnya… gas kadang besar dengan sendirinya…
Ada yang ngalamin…???

Semoga berguna….

Advertisements

90 komentar pada “Mengenal Sensor IACV ( Idle Air Control Valve )”

    1. Makasih mas… sudah saya edit.
      CBR150R CBU ada IACVnya… sedang CB150R gak ada.. tapi di ganti Idle Air Screw yang bisa di setting manual.
      Untuk CBR yang lokal… nanti saya liat dulu bentuk TBnya… gak puas kalo gak liat langsung.
      Heheheh

  1. Mazped; kok blog ini jd tempat ngumpulin koment SAMPAH, bikin SAKIT MATA!, mending yg koment g bermutu masukin ke SPAM AJA

  2. Jangn2 ini yg bikin vario 125 ngeden pas masih dingin, gara2 mixture bbm masih terlalu kaya,,, padahal rpm idle udh turun,,,

  3. Assalamualaikum,

    Mohon maaf mau tanya, CBR lokal saya langsam gas nya kadang kadang besar sendiri tapi pada saat posisi gigi di netralkan langsam gasnya kembali normal, itu kenapa ya? apakah ada kaitannya dengan sensor IACV nya?

    Trims,

  4. Mas saya mau tanya dong, jawab ya eheheheheh. Kebetulan saya suka oprek2 vario 125 hehehehe nah ga sadar toh udah 170cc lagi hehehehe. Munculah kendala Throttle body kekecilan ehehe, ada saran subtitusi sama motor apa gitu? Cbr, cb? Yg socket2nya sama, sama kalo bisa harga eheheheheh. Makasih mas

  5. Bos, kalau sensor AICV bermasalah, ada solusi murah untuk mengatasinya gak selain ganti unit assy throttle body? Kalau sensor AICV dilepas saja bermasalah gak? mohon pencerahannya

  6. mas bro, klo New cbr 150 pada waktu mesin dingin dipanasin setelah bbrp menit kok rpm nya tetep tinggi, pernah tanya di ahas katae normal? apa mmg New cbr 150, rpm nya tdk bisa turun setelah mesin panas. Thanks

  7. Mohon maaf nih mas,
    IACV atau pada sistem EFI disebut ISC Valve itu bukan sebuah sensor, tapi aktuator yang kerjanya dikontrol oleh ECU/ECM
    Sensor itu adalah komponen pada EFI yang bertugas untuk mengirimkan signal ke ECU/ECM, Bukan malah menerima sinyal dari ECU/ECM

    Mekanisme choke pada EFI/Sistem Injeksi bukan digantikan oleh ISC Valve/IACV
    ISC Valve/IACV hanya menambahkan udara pada saat idle saat dibutuhkan putaran lebih, bukan menambahkan bahan bakar
    Mekanisme choke pada EFI/Sistem Injeksi digantikan oleh rangkaian dari sensor, secara sederhana yaitu hubungan antara ECT (Engine Coolant Temperature)/EOT/WTS dengan sensor IAT dan beberapa sensor lainnya.

    Hanya meluruskan saja

Komentar bagus selalu menginspirasi dan menyemangati kami