Pasang Alarm Remote Vinyx

image

Aksi curanmor dan pembegalan selama ini memaksa kita untuk memberikan proteksi lebih buat kendaraan kita.
Salah satunya dengan memasang “alarm remote” atau alarm mobil yang kini telah banyak beredar dipasaran…

Beberapa waktu lalu… iseng aja sih pasang alarm ginian ke Vario 125 saya yang udah mulai usang.
Biar usang tapi banyak yang nglirik lho…
Maklum masih ganteng kayak yang punya… ( haiyah )

Alarm remote yang saya pilih kali ini merk Vinyx…

Kenapa Vinyx…. hmm… saya juga gak tau.. xixixi.

Sebenernya untuk merk lain pun sama saja kok, sebut saja Agiva, Bohante, Type R, MBL dll.
Wiringnya alias warna kabel dan cara pasangnya sama saja…
Nah… yang membedakan diantara beberapa merk tersebut biasanya hanya sebatas fitur batre external, model remote, fitur waterproff dll.
Sooo… mau pilih mana… sesuaikan ama selera dan kantong saja.

Yuks dibongkar….

Kebanyakan… yang mau pasang alarm ginian pada bingung nyambung kabelnya…
Kalo di itung lumayan banyak sih sob..
Tapi kalo di urut secara garis besarnya sebenernya simpel kok.

Mari kita kupas satu-satu biar gamblang.

Pada modul alarm remote biasanya terdapat 8 kabel..
Berikut warna dan arah nyambungnya.
1. Kabel merah ke positif accu
2. Kabel hitam ke negatif accu
3. Kabel coklat ke positif kontak
4. Kabel kuning ke sein kiri
5. Kabel kuning ke sein kanan
6. Kabel biru ke kabel starter
7. Kabel pink ke relay ( mode cut engine via remote )
8. Kabel abu-abu ke relay ( mode cut engine via remote )

Kabel lainnya berupa soket ke batre, soket ke speaker ( buzzer ) dan kabel pendek sebagai antena… kalo yang ini gak usah bingung ya.. tinggal pasang aja.

image

Versi mazped mungkin agak berbeda ya cara masangnya…. kenapa saya bilang gitu…
Ya karena kalo bengkel lain saya gak tau persis masangnya gimana.. kalo sama ya kebetulan aja brarti…

Selain part alarm remote… part lain yang kita butuhkan adalah sebuah Relay.
Fungsi relay disini sebagai pengaman hubungan antara modul dengan systim kelistrikan dan injeksi agar tidak terjadi percampuran sinyal dan arus.

Mode cut engine mengharuskan melibatkan system modul alarm dengan system pengapian pada kendaraan…
Nah.. dengan relay ini… dimaksutkan agar arus dan sinyal dari modul alarm tidak akan merusak system pengapian kendaraan, juga sebaliknya.

Dah banyak kasus kan… pasang alarm remote kok tiba-tiba ECUnya bermasalah…
Nah… hal itu bisa di sebabkan karena tidak menggunakan relay sebagai pemisah arus keduanya.

image

Pada pemasangan alarm remote versi mazped, Relay yang dipake untuk type matic dan type non matic berbeda ya sob.

Untuk type matic menggunakan relay 5 kaki, sedang untuk non matic ( cub / sport ) menggunakan relay 4 kaki.

Berikut pin out perbedaanya.

image

Skip… skip…
Kembali ke wiring di atas.

Kabel merah dan hitam gak usah bingung nyambungnya…. langsung saja sambung ke positif dan negatif accu ya sob… gampang kan.
Kabel coklat… sambung ke positif kontak.
Nah.. pada soket kontak kan ada 2 kabel tuh.
Satu pasti dari positif accu… satunya tentu positif kontak…

Honda – merah garis hitam, hitam, hitam garis putih
Yamaha – Coklat
Suzuki – Oren

Nah… buat yang kontaknya ada 4 kabel seperti Vario 125.. sambung ke kabel hitam garis putih pada soket kontak.

image

Oke… Lanjut…

Sambung kedua kabel kuning ke sein kiri dan kanan.
Honda – oren dan biru muda
Yamaha – coklat tua dan hijau tua
Suzuki – hitam polos dan hijau muda

image

Selanjutnya kabel biru sob…
Kabel biru ini berfungsi sebagai pemberi arus starter remote… sambungnya ke kabel starter.
Pastikan input tombol starter menggunakan umpan positif… jika umpan starternya negatif.. dibutuhkan relay tambahan seperti halnya pemasangan pada Vixion.
Untuk Vario 125 kebetulan umpan positif.. jadi tinggal sambung saja ke kabel starter.
Untuk Vario 125 warnanya kuning garis hijau, untuk type honda lain warnanya kuning garis merah… ( buat Yamaha – Suzuki saya gak hafal warnanya )

image

Yup… bagian ini kelar… lanjut pasang kabel cut engine’nya.

Kabel cut engine dari modul ada 2 biji..
Satu pink dan satunya abu-abu.
Pakai salah satu saja…

Kabel cut engine dipakai keduanya jika dipasang pada motor dengan pengapian AC seperti Tiger atau Supra 100 lawas termasuk generasi grand dsb.
Motor jaman sekarang apalagi injeksi pengapian sudah menganut DC… jadi kabel cut engine dari modul dipake salah satu saja.
Untuk menghindari kerusakan system.. jangan lupa pasang relay ya sob.

Seperti yang saya tulis di atas…
Untuk type matic dan non matic menggunakan relay yang berbeda.

Untuk type non matic menggunakan relay 4 kaki.
Wiring relay untuk non matic bisa di lihat di gambar berikut.
Pemati mesin menggunakan type short pulser seperti yang dipake pada aplikasi engine cut manual.
Pulser untuk motor Honda kabelnya berwarna biru garis kuning.
Letaknya di soket sepul diatas gear depan biasanya.

image

Sedang untuk type matic menggunakan relay 5 kaki.
Pemati mesin untuk type matic bisa di ambil dari Soket Side Stand Switch , ini merupakan cara paling aman daripada harus ngubek-ubek kabel lain untuk mode cut engine.
Wiring relay type matic bisa di lihat dibawah.

image

Soket Side Stand Swicth salah satu kabelnya musti dipotong.. ( untuk Vario 125 kabel hijau garis putih ) untuk kemudian di umpan ke relay.

image

Pastikan penyambungan rapi dan benar untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Setelah semua tersambung dengan benar… silahkan di coba..

Semoga berguna….

FAQ :

1. Banyak yang bilang kalo alarm remote itu bikin aki tekor.
Jawab : bisa iya.. bisa tidak.
Aki tekor di akibatkan oleh fitur getar.
Ketika alarm pada posisi aktif, dan motor terkena goncangan.. maka alarm akan berbunyi dan sein akan berkedip.
Nah… sein menyala 4 bohlam sekaligus jika di hitung dayanya maka akan ketemu 4 x 10 watt = 40 watt… daya segitu lebih besar daripada menyalakan lampu utama yang rata-rata 35 watt…
Sooo… ada gambaran kan kenapa ketika posisi alarm aktif dan sein menyala itu ternyata menguras daya aki begitu besar.
Cara ngakalinnya ya dengan memasang lampu sein jenis led plus flasher led juga.

2. Katanya… pengaman alarm remote ini kurang begitu efektif penggunaannya.
Jawab : bisa benar.. bisa juga salah.
Kurang efektif disini mungkin dari cara penggunaanya… dimana remote berperan penuh disini…. dan musti dioperasilan secara manual.
Jika remote hilang atau tertinggal… maka pengaman jenis ini gak akan berfungsi sama sekali.

3. Kenapa banyak yang mengeluh mengalami kerusakan ECU setelah pasang alarm remote..?
Jawab : kerusakan bukan diakibatkan oleh alarm remote.. tapi pada cara pemasangannya.
Tidak menggunakan relay pada mode cut engine merupakan salah satu penyebab kerusakan ECU.

4. Apakah pada motor injeksi fitur starter jarak jauh bisa berfungsi..?
Jawab : bisa.. tapi dengan cara berbeda.
Pada motor injeksi mengharuskan fuelpump aktif terlebih dahulu sebelum mesin menyala.
Pada alarm remote… untuk menggunakan fitur starter jarak jauh via remote dilakukan dengan menekan 2x tombol starter pada remote.
Tekan sekali untuk mengaktifkan fuelpump dan tekan kembali untuk mengaktifkan starter.
Jeda waktu penekanan tombol pertama dan kedua sekitar 5 – 10 detik.

5. Apa saja yang musti dilakukan agar penggunaan alarm remote ini bisa berfungsi secara maximal..?
Jawab : jangan biasakan menyatukan remote dengan kunci kontak.
Fitur pencari kendaraan pada remote akan memudahkan mencari kendaraan anda jika kunci anda hilang…
Dan.. jika terjadi pembegalan atau perampasan dijalan.. maka akan percumah jika anda berniat mematikan mesin jarak jauh, karna remote ternyata menggantung pada anak kunci… bukan ditangan anda.

Advertisements

245 thoughts on “Pasang Alarm Remote Vinyx”